Pengikut

Mengenai Saya

siapa ya aku? aku seorang cewek berusia 18 tahun,seorang siswi di salah satu sekolah negeri di kota ponorogo dah cukup kan ya tentang aku
RSS

SEKOLAHKU MASA DEPANKU

Pengumuman kelulusan tinggal beberapa hari lagi, tapi masih belum da keputusan ke sekolah mana meneruskan study. Seperti yang dialami Rina, siswi MTs. Putri Ma’arif Ponorogo ini. Dia mengaku kebingungan menentukan pilihannya, SMA atau SMK ? atau bahkan nggak sekolah ? tapi pilihan yang terakhir ini segera ia coret dari pikirannya.
Sekolah memang menjadi batu loncatan untuk menentukan masa depan. Apa lagi sekarang pemerintah telah mengganti kebijakan wajar 9 tahun menjadi wajar 12 tahun dengan harapan para penerus bangsa dapat meraih pendidikan yang lebih tinggi dan mereaisasikan tujuan utama negara Indonesia ”Mencerdaskan Kehidupan Bangsa”, yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 alenia ke – empat.
Berbeda dengan Rina, Herdy siswa kelas XI jurusan mekanik otomotif STM PEMKAB Ponorogo ini mengaku tidak pernah merasakan kebingungan sebelumnya. Setelah mengetahui bahwa dirinya dinyatakan lulus, segera saja ia bersip untuk meluncur ke Niken Gandini street, depan balai desa Setono dimana diarea tersebut berdiri dengan kokoh sebuah gedung STM PEMKAB Ponorogo.
”Gimana ya ............ ya soalnya sekarang tuh yang dibutuhin bukan cuman ilmu dan teori tapi juga ketrampilan. Jadi Ya ........ ga perlu banyak mikir lagi langsung aja aku pilih STM PEMKAB ” ucapnya ketika ditanya apa alasannya memilih STM sebagai tempatnya menuntut ilmu. ”Sebenarnya ada STM-STM yang lain sich tapi pertama kali ngedaftar dan diterima ya udah,”tambahnya.
Laen lagi dengan Rahayu, siswi kelas XI IPA SMAN 2 Ponorogo ini berpendapat kalau setiap sekolah atau instansi pendidikan itu memiliki tujuan dan fungsi yang sama yakni untuk mencerdaskan anak-anak bangsa. ”Jadi ya nggak perlu bingung-bingung mau sekolah dimana, yang penting kamu merasa akan nyaman dan cocok untuk melakukan Proses Belajar Mengajar (PBM). Jangan ikut-ikutan temen, karna menuruti keinginan orang tua atau karna hal lain. Harus dari hati, pilihan kamu sendiri. Karna itu bakalan mempengaruhi minat dan konsentrasi belajar,” ucapnya bijak.
Kedua pendapat diatas bisa kamu jadikan bahan pertimbangan untuk menentukan pilihanmu dimana kamu akan melanjutkan studimu. Untuk Rina dan Rina-Rina yang lain jangan pernah bingung lagi. Dimanapun kamu bersekolah, asalkan kamu serius, tekun dan berusaha keras pasti keberhasilan akan menghampirimu.
Berikut, hasil wawancara dengan Herdy, siswa kelas XI jurusan mekanik otomotif STM PEMKAB Ponorogo dan Rahayu, Siswi kelas XI IPA SMA Negeri 2 Ponorogo.

Mengapa kamu memilih SMA / STM sebagai tempatmu untuk menuntut ilmu ?
Herdy :Aku pengen pintar dan terampil dalam jurusan aku (mekanik otomotif) ya
gimana sekarangkan yang dibutuhin bukan cuman ilmu dan teori doang tapi juga
keterampilan.
Rahayu : Kenapa ya ? karna dulu sich emang dah mau ke SMAN 2 Ponorogo tapi ya dikit
ragu juga. Senengnya waktu denger berita kelulusan, aku lulus dan nilai NUM
ku cukup diatas standart minimal jadi ya udah daftar aja.

Apa yang bisa kamu banggakan dari sekolah kamu ?
Rahayu : Kalau soal kebanggaan dari sekolah kayaknya banyak banget dech. Ntar kalau
aku sebutin satu persatu takutnya waktunya ga cukup.
Herdy : Kayaknya ga bisa disebutin dech. Tapi salah satunya ya bisa menyalurkan
siswanya untuk bisa langsung bekerja.

Bagaimana kalau seandainya kamu disuruh memilih antara sekolah ditempat kamu sekarang atau kesekolah lain tapi gratis ?
Rahayu : Ya ................ aku pikir-pikir dulu. Soalnya selama yang aku tahu sesuatu yang
gratis itu lebih banyak sisi negatifnya.
Herdy : Pada dasarnya semuanya aja pasti suka yang gratis-gratis tapi kalau hasilnya
lebih menjanjikan yang ngeluarin biaya ya pasti aku masih tetep pada pilihan
awal aku. Jer Basuki Mawa Bea.

Apa yang bisa kamu lakukan di jam-jam kosong ?
Rahayu : Baca buku atau ngerjain PR, itu kalau lagi mood belajarnya tinggi. Kalau
nggak ya biasa, ngerumpi.
Herdy : Ya ......... palingan duduk-duduk aja sambil sms-an ma cewekku atau nelphone
dia gitu.

Pernah nggak waktu da tugas ”copy paste” punya temen ?
Herdy : Ya ............... pasti enggak dong. Enggak pernah enggak. He ...... he ..... tapi ya
nggak juga sich, jarang kok. Palingan kalau lagi da dispensasi, atau lagi sakit
atau juga waktu da kegiatan-kegiatan diluar sekolah dan ga tau ditambah ga
ngerjain baru ”copy paste”
Rahayu : Dibilang pernah sich ya pasti pernah ya. Tapi ga setiap da tugas ”copy paste”.


Siapa guru yang paling kamu segani ?
Rahayu : Ga’ usah sebut nama ya. Yang pasti guru IPS yang superduper ketat abis, tapi
kadang beliau juga nyantai ngajarnya yang penting serius, santai tapi paham
dan bisa.
Herdy : .................... guru matematika. Wah ............ killer banget udah lebih dari 4
kali aku kena hukuman nggak ngerjain PR. Ya ................... karna alasan diatas
tadi.

Setelah lulus nanti, ada niat nggak untuk kuliah ?
Rahayu : Ya kalau niat udah pasti ada. Tapi ya lihat ntar aza dech.
Herdy : Kayaknya nggak dech, soalnya aku dah ngrasa yakin dengan kemampuan dan
ketrampilan yang aku dapet dari STM. Jadi langsung terjun ke masyarakat aja
tanpa kuliah.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS